Jika pada artikel sebelumnya kita sudah membahas mengenai fungsi fumigasi pada sebuab mesin tetas. Maka sekarang kita masih membahas soal fungsi fumigasi telur. Sebenarnya ada banyak macam fungsi dari fumigasi tersebut, salah satunya terhadap sebuah telur. Salah satu fungsi fumigasi terhadap sebuah telur adalah untuk membersihkan telur dari berbagai macam bakteri, kuman, maupun penyakit yang mungkin dapat menerang telur tersebut. Agar telur tidak cepat membusuk atau mengaami kerusakan, maka perlu adanya fumigasi. Namun bagaimana cara fumigasi tersebut bisa berfungsi untuk meindungi telur tersebut. Dalam hal ini sebanrnya fumigasi tidak bisa bekerja sendiri, ada beberapa pendukung fumigasi tersebut bisa bekerja dengan baik dan salah satu pendukung dari fumigasi tersebut adalah mesin tetas. Selain Fumigasi telur, ada pun layanan Fumigasi kapal.

Kegunaan dari mesin tetas tersebut untuk menyimpan telur tersebut, lalu setelah telur tersebut sudah disimpan, maka baru dicampurkan fumigasi yang berupa formalin maupun kalium yang berfungsi untuk mengawetkan telur akibat terhindarnya dari berbagai macam penyakit maupun bakteri yang menyerang. Hal tersebut merupakan salah satu fungsi fumigasi telur yang harus kita ketahui bersama. Agar kita bisa menggunakan fumigasi dengan baik, karena jika kita bisa menggunakan fumigasi dengan baik. Maka fumigasi tidak akan berjalan dengan baik. Oleh itu perhatikan beberapa hal yang sudah saya jelaskan tersebut.  Jika Anda bisa melaksanakanya dengan baik maka hasil yang didapatkan pun juga akan baik.

Itu tadi beberapa penjelasan mengenai fungsi fumigasi telur yang sudah kita keuathui bersama. Jadi pada intinya fungsi fumigasi tersebut pada telur adalah meindungi telur dari berbagai macam bakteri maupun kuman yang menyerang. Hal ini juga termasuk mencegah telur agar tidak mengalami kerusakan. Dengan adanya fumigasi tersebut maka telur akan tahan lama dalam mesin tetas tersebut. Namun seperti yang sudah saya bahas tadi bahwa fumigasi tidak bisa bekerja sendiri, tentu harus dibantu dengan beberapa perlengkapan seperti mesin tetas dan juga beberapa bahan kimia seperti formalin dan kalium. Beberapa hal tersebut jangan sampai kita lupa, karena itu yang paling penting ketika fumigasi bekerja.